Tips Sukses Berinvestasi
Properti Di Bali Bagi Pemula
Bisnis investasi
properti merupakan salah satu bisnis yang marak digemari oleh kalangan para
pebisnis. Investasi properti ini banyak dipilih para investor untuk
menyelamatkan harta kekayaan yang mereka miliki dari terjangan arus inflasi
yang semakin menggerus kestabilan keuangan mereka. Dengan berbisnis investasi
properti, investor akan dapat dengan lebih mudah memperoleh uang tanpa harus
mengerjakan pekerjaan berat lainnya dengan risiko yang besar pula.
Pulau Bali
merupakan salah satu tempat favorit yang banyak dipilih oleh para investor
untuk mengembangkan sektor bisnis investasi properti yang dimilikinya. Berikut
kami berikan beberapa tips sukses investasi properti Bali bagi pemula.
- Pilihlah tanah sebagai
sektor bisnis properti Bali
Tips sukses pertama untuk investor pemula
yaitu dengan memilih sektor bisnis properti Bali berupa tanah. Hal ini
dikarenakan membeli rumah jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli
rumah toko (ruko) maupun apartemen. Harga tanah juga memiliki kemungkinan untuk
naik jauh lebih besar jika dibandingkan dengan harga bangunan.
- Carilah lokasi properti
di kawasan berkembang
Tips sukses membangun bisnis investasi
properti Bali selanjutnya adalah dengan mencari lokasi properti di kawasan
berkembang di Bali. Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan, akan tetapi
dengan kejelian mencari lokasi berinvestasi properti tersebut akan sangat
menguntungkan bagi bisnis yang Anda bangun sebab properti tersebut akan dengan
lebih mudah disewakan sehingga nilai investasinya juga akan lebih mudah meningkat.
- Setelah membeli properti
Bali, jangan langsung dijual lagi tapi sewakan terlebih dahulu
Tips selanjutnya yang harus Anda
perhatikan dalam permulaan membangun bisnis investasi properti Bali adalah
dengan tidak langsung menjual kembali properti yang telah Anda beli, akan
tetapi sebaiknya sewakanlah properti tersebut terlebih dahulu.
Ini dimaksudkan karena dalam penentuan
harga sewa, biasanya properti tersebut akan ditawarkan sebesar 5% dari harga
awal pembelian properti yang baru Anda beli tersebut. Misalnya saja Anda
membeli rumah seharga Rp 100 juta, maka Anda bisa mendapatkan Rp 5 juta per
tahun dari sewanya.
- Jangan jual properti Anda
sebelum harganya naik secara signifikan
Biasanya, investasi properti sudah dapat
dijual kembali setelah jangka waktu 5 tahun dari waktu pembelian pertama. Hal
tersebut dengan perhitungan sebagai berikut, apabila harga rumah naik sekitar
15% per tahunnya, maka ketika Anda menjualnya kembali di tahun ke-5 harga rumah
tersebut sudah mencapai Rp 200 juta.
Kemudian apabila harga sewa rumah tiap
tahunnya mengalami kenaikan sebesar 10%, maka investor akan dapat memperoleh
keuntungan dari sewa tersebut sebesar Rp 32,5 juta.
Tertarik untuk
memulai bisnis investasi properti di Bali? Anda dapat mencoba beberapa tips
sukses investasi properti Bali bagi pemula yang kami rekomendasikan tersebut. Selamat
mencoba berbisnis properti dan semoga sukses mempraktekkan tips yang sudah
dipaparkan di atas.

